Ayo bertani – Buah pisang pertama

Dibelakang rumah saat ini sudah tertanam berbagai macam tanaman buah, ada mangga 4 pohon, klengkeng 1 pohon, rambutan 2 pohon,  pepaya 2 pohon, jambu Air 2 Pohon dan pisang ada sekitar 8 pohon. Agar lahan yang ada mencukupi sebagian tanaman tersebut  saya tanam di Pot. Pot yang digunakan berasal dari karung plastik  bekas bungkus Beras. Jadi kalau beli beras karungnya disimpan dan dibuat POT tanaman. Saat ini yang mulai berbuah adalah rambutan dan pisang. Setelah menunggu Alhamdulillah akhirnya bisa memetik hasilnya juga. Foto-foto menyusul.

Ayo bertani ala Aquaponik

Melihat metode  bercocok tanam ala Backyard Aquaponik kelihatannya sangat menarik. Untuk bercocok tanam tidak perlu lagi mencangkul akan tetapi cukup menyediakan berbagai material, merakit, merawat dan memanen hasilnya. Simple kelihatannya tapi nanti kita coba, apakah sesimple yang dibayangkan.

Hasil dari metode ini kelihatannya sangat menjanjikan, karena selain produk hasil tanaman, kita juga akan memperoleh hasil dari budidaya ikannya.

Ayo kita mulai bercocok tanam…

 

Cabe jempol

Beberapa waktu lalu pernah ketemu dengan cabe yang ukurannya Sejempol Kaki di tukang taman, namun setelah dicoba dibudidayakan gagal total kurang perhatian kurang lebih selama seminggu, tempatnya direnovasi (apa hubunganya hehehehe…).

Nah karena kebetulan pernah cerita ketemen-temen sedang mencoba bertanam cabe, eh dibawain varian cabe Jempol yang lain oleh Pak Teja. Tapi yang ini cabe Jempol tangan. Kenapa saya beri nama Cabe Jempol Tangan karena ukurannya sebesar Jempol tangan orang dewasa. Cukup besar juga ukurannya.  Sayangnya tidak ada timbangan saat ini sehingga belum tahu berapa berat dari Cabe Jempol tersebut.

Ini gambar cabe jempol tangannya :

Terima kasih Pak Teja yang sudah membawakan Cabe-nya, akan dicoba di “Photo Copy” biar banyak, kali saja bisa menjadi bibit unggulan. Dan dapat diperbanyak di kebun belakang rumah.

Gejala penyakit pada cabe

Setelah beberapa pohon cabe mulai tumbuh dan beberapa sudah mulai berbunga, tadi pagi saya melihat ternyata ada beberapa pohon yang daunnya berwarna kuning, kalau dilihat kelihatan jadi seperti bunga bukan cabe, tapi ternyata setelah membaca di beberapa site tentang budidaya cabe, ternyata pohon-pohon cabe yang daunnya kuning itu telah terserang penyakit … waduh…

Berkebun lagi

Hari sabtu minggu kemarin tidak ada kegiatan perwatan jaringan atau komputer di tempat dimana biasa nongkrong… alhasil jalan-jalan ama anak ke tukang taman untuk belanja sekam padi dan pupuk kandang. Udah deh gali-gali tanah ama anak dan masukin kedalam plastik polyback. Saat ini sudah ada sekitar 50 bibit cabe yang tumbuh dihalaman, hanya saja tumbuhnya tidak seragam apakah karena memang media tanam dan jenis cabe yang berbeda-beda atau karena apa, padahal dari sisi perawatan sama.

Untuk pertama kali ini sedang saya coba cabe rawit merah, cabe rawit jepang (yang ini mirip cabe rawit tapi ukurannya bisa sejempol kaki), cabe hijau yang panjang… beberapa sudah mulai berbunga dan berbuah… (sekrin sut belakangan).

Memulai berkebun

Terinspirasi untuk mengademkan rumah coba belajar untuk menanam cabe di sekitar rumah siapa tahu dapat bermanfaat buat masa depan ketika pulang kampung. berlanjut ….